Kisah Karir Charina Prinandita

Apakah anda tertarik untuk mulai berbisnis? Kira-kira bidang usaha apa yang ingin anda kembangkan? Apapun bisnis yang ingin anda lakukan kalian tentunya harus melakukan perencanaan yang matan sebelum terjun ke dunia bisnis , tentunya anda harus mengetahui terlebih dahulu potensi apa yang anda miliki dan apa saja persiapa yang harus anda lakukan. Salah satu Founder Eat Lah!, sebuah usaha dibidang kuliner yang berdiri dari tahun 2015 yang menjual makanan dengan ciri khas salted egg chicken. Charina Prinandita, yang lebih akrab dipanggil Charina, Co-Founder Eat Lah!

 

Menuturkan bahwa pada awal berdirinya, Eat Lah! hanya bermodalkan Rp15 juta hasil patungan antar 3 foundernya, yakni dirinya-Charina-, Riesky Vernandes, dan Michael Chrisyanto. Usaha yang dipelopori tiga sahabat yang masih muda usianya ini dimulai dari judi slot gacor terbaru  lalu menyewa tempat di pasar Pantai Indah Kapuk (PIK), dan karena keterbatasan modal, mereka tidak memiliki karyawan sehingga ketiga foundernya turun langsung dalam proses pembuatan dan pelayanan kepada pelanggan. Sehari terjual 20 box saja sudah membuat founder Eat Lah bersyukur.

Forbes baru saja merilis daftar 30 under 30 di kawasan Asia untuk tahun 2021. Forbes 30 under 30 sendiri merupakan daftar deretan anak muda di bawah 30 tahun yang dinilai berpengaruh. Proses kurasi dari daftar tersebut pun cukup ketat. Charina Prinandita (29), merupakan satu dari beberapa orang Indonesia yang masuk dalam daftar prestisius tersebut.

“Kalau Eatlah sendiri kita panggilnya comfortable fast food, ya. Jadi kita pengen menciptakan suatu fast food yang adalah karya anak Indonesia, dan sesuatu yang comfortable,” katanya dalam sebuah video yang dirilis di channel YouTube Forbes Indonesia.

Ide mendirikan Eatlah sebagai bisnis anak muda ternyata cukup simpel. Charina dan teman-temannya menyukai sajian kuliner salted egg chicken yang sempat disantap mereka di luar negeri.